3 Hal yang Terus Aku Jaga sebagai Pelajar agar Ilmu dan Rezeki Lebih Berkah

Ilustrasi pemuda muslim sedang mengaji. Gambar: freepik.com


Aku percaya bahwa ilmu dan rezeki bukan hanya tentang seberapa keras aku berusaha. Ada adab, niat, dan sikap yang perlu dijaga agar apa yang Allah berikan benar-benar membawa keberkahan.

Tulisan ini bukan karena aku sudah mampu menjalankannya dengan baik. Justru, ini adalah pengingat untuk diriku sendiri agar tidak hanya sibuk mengejar hasil, tetapi juga memperbaiki jalan yang kutempuh. 

Tulisan ini juga akan sangat bermanfaat bagi kita sebagai pelajar baik yang masih sekolah maupun yang sudah berumah tangga.

1. Menuntut Ilmu dengan Adab dan Niat yang Benar

Setiap kali belajar, aku berusaha meluruskan niat bahwa ilmu adalah jalan untuk mendekat kepada Allah dan memberi manfaat kepada sesama. Semakin bertambah ilmu, seharusnya semakin bertambah pula kerendahan hati.

Imam Al-Ghazali banyak mengingatkan bahwa keberhasilan menuntut ilmu tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh adab. Tanpa adab, ilmu bisa kehilangan keberkahannya meskipun pengetahuan terus bertambah.

Baca Juga: Ibadah Rutin Tapi Hati Kosong? Ini yang Perlu Diperbaiki! 

Ilmu adalah Karunia yang Patut Disyukuri

Allah berfirman:

"...Niscaya Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat..."
(QS. Al-Mujadilah: 11)

Ayat ini mengingatkanku bahwa ilmu bukan sekadar alat untuk mencari pekerjaan atau penghasilan. Ilmu adalah amanah yang mengangkat derajat seseorang jika digunakan dengan benar.

2. Berkhidmat kepada Ilmu dengan Cara Mengajarkannya

Aku juga belajar bahwa ilmu tidak seharusnya berhenti pada diri sendiri. Ketika memiliki kesempatan berbagi, sekecil apa pun, aku ingin menjadikannya sebagai bentuk khidmat kepada ilmu.

Mengajar bukan berarti merasa paling tahu. Justru, mengajar membuatku terus belajar agar apa yang kusampaikan benar dan bermanfaat.

Sebaik-baik Manusia adalah yang Memberi Manfaat

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya."
(HR. Al-Bukhari)

Walaupun hadis ini secara khusus membahas Al-Qur'an, aku mengambil pelajaran bahwa ilmu yang bermanfaat memang selayaknya dibagikan. Semoga setiap ilmu yang diajarkan menjadi amal yang terus mengalir pahalanya.

Baca Juga: Ngaji Ngak Harus Sempurna

3. Menghormati Orang Tua, Guru, dan Mertua sebagai Ikhtiar Meraih Keberkahan

Semakin dewasa, aku menyadari bahwa keberkahan tidak hanya lahir dari kerja keras. Ada doa orang tua, bimbingan guru, dan hubungan baik dengan keluarga, termasuk mertua, yang sering kali menjadi sebab datangnya kemudahan dalam hidup.

Karena itu, aku ingin terus belajar menjaga adab kepada mereka. Menghormati bukan berarti selalu sepakat, tetapi tetap menjaga ucapan, menghargai jasa mereka, dan tidak melupakan doa.

Ridha Orang Tua dan Akhlak kepada Guru

Allah berfirman:

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua..."
(QS. Al-Isra': 23)

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

"Ridha Allah tergantung pada ridha kedua orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka kedua orang tua."
(HR. At-Tirmidzi, dinilai hasan oleh banyak ulama)

Rasulullah ﷺ juga bersabda: 

 Dari sahabat Anas bin Malik ra, Rasulullah bersabda, "siapa saja yang ingin dipanjangkan umurnya dan bertambah rezekinya, hendaklah ia berbakti kepada kedua orang tuanya dan menyambung silaturahim."  
(HR. Ahmad)

Adapun menghormati guru merupakan bagian dari adab yang telah diwariskan para ulama sejak dahulu. Ilmu lebih mudah memberi manfaat ketika seorang murid menjaga akhlaknya kepada orang yang mengajarkan ilmu tersebut.

Baca Juga: Dari Pemuda Biasa Menjadi Pribadi yang Mencintai Islam: Perjalanan Hijrah yang Mengubah Cara Pandang Hidupku

Aku tidak tahu amal mana yang menjadi sebab Allah melapangkan rezeki dan memberkahi ilmuku. Namun, aku ingin terus menjaga tiga hal ini: memperbaiki adab dalam menuntut ilmu, berusaha berbagi ilmu ketika mampu, serta menghormati kedua orang tua, guru, dan mertua.

Semoga Allah menjadikan ilmu yang kupelajari sebagai ilmu yang bermanfaat, memudahkan datangnya rezeki yang halal, serta memberikan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Aamiin.

Komentar