![]() |
| Ilustrasi label nutrisi pada kemasan. Gambar: diperoleh dari raleys.com |
Jujur ya, kamu tipe orang yang kalau beli ciki, minuman botol, atau camilan di minimarket langsung main buka dan makan begitu saja enggak
Dulu, aku juga persis seperti itu
Tapi belakangan ini aku sadar, kebiasaan "asal cokot" ini ternyata agak berbahaya buat tubuh
Kalau sering makan tanpa dikontrol ditambah jarang berolahraga, lama-lama perutmu akan buncit. Itu tandanya ada nutrisi yang berlebih dan tidak terbuang, akhirnya dirubah menjadi lemak yang menumpuk di tubuh kita. Kalau sudah begini kan repot ya, pakaian udah ngak muat lagi, penampilan jadi ngak oke, haduh.
Nah, biar kamu enggak kebablasan seperti aku yang dulu, yuk pelajari cara pintar dan cepat membaca tabel Informasi Nilai Gizi (ING)
3 Jurus Cerdas Membaca Label Nutrisi Kemasan
Membaca tabel gizi itu sebenarnya enggak serumit soal matematika kok
1. Cek Takaran Saji dan Jumlah Sajian
Sering lihat angka kalori yang tertulis cuma 100 kcal lalu merasa aman
Jika dalam satu bungkus tertulis "2 Sajian per Kemasan", artinya semua angka nutrisi (kalori, gula, lemak) harus kamu kalikan dua kalau kamu menghabiskan seluruh isi bungkus tersebut sekaligus
!
2. Pakai Rumus Cepat %AKG (Angka Kecukupan Gizi)
Bingung membedakan apakah suatu nutrisi tergolong "sedikit" atau "banyak"
<= 5% AKG: Tergolong rendah
. >= 20% AKG: Tergolong tinggi
.
Pilihlah produk yang kandungan serat, protein, dan vitaminnya mendekati atau melebihi 20% AKG
3. Intip Urutan Komposisi (Ingredients)
Bahan-bahan pada bagian Ingredients selalu ditulis berurutan dari porsi terbanyak hingga tersedikit
Mau Cek Informasi Gizi Lebih Praktis?
Oiya, kalau kamu penasaran ingin cari tahu nilai gizi dari suatu produk makanan atau minuman tertentu tapi kebetulan lagi enggak pegang kemasannya, aku sarankan kamu buat cek situs nilaigizi.com
Yuk, Mulai Sayangi Tubuh dari Pilihan Makanan Harian!
Membiasakan diri membaca label nutrisi memang butuh adaptasi di awal
Baca Juga: Cobain Jus Viral dr. Ayman & Filipus: Green Diet Juice yang Rasanya Beneran Enak!
Mulai hari ini, yuk sepakat untuk jadi konsumen yang lebih bijak
⚠️ Disclaimer: Artikel ini disajikan khusus untuk tujuan edukasi dan informasi umum semata
. Apabila kamu membutuhkan diagnosa gizi secara spesifik, evaluasi kondisi medis, atau perencanaan nutrisi yang lebih mendalam, sangat disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan ahli gizi terpercaya atau dokter spesialis gizi klinis .

Komentar
Posting Komentar